MUSAFIR
Jiwa
ini berkelana, mengembara
Pencarian
berlanjut, hampa
Terasa
letih, duka
Musafir diri ini, bukan kafir
Satu masa yang berulang, dengan getir
Diri-Mu ku sapa, damai jiwa
Bersandar pada Satu, Yang Maha Esa
Jatuh
bangun, musuh mengintai
Setan
tertawa, menyeringai
Namun
Engkau selalu waspada
Sebab
Engkaulah Maha Diraja
BUNDA, 1,5
Kala
itu tahun 1994
Tak
sampai aku seperempat abad
Kala
itu barulah 1,5
Masih
merasa bunda, hangat
Siang beredar, malam mengganti
Penyakit datang, mulai menghampiri
Bunda kembali, ke pangkuan illahi
Doaku
selalu menyertai, kepada bunda terkasihi
Semoga
kelak berjumpa , di surga nanti
ABI, 19
19
tahun berjalan, tak terasa
Inilah
dunia, singkat lagi fana
19
tahun berlalu, maaf terucap
Tak
pernah hadir, di sisimu mendekap
19 tahun terlewat, mungkin aku tak sempat
Hari indah bersama terlampaui begitu cepat
19 tahun yang lalu diri ini lahir
Tak pernah mengisi harimu, secara dzahir
19
tahun sekarang, dirimu apa kabar?
Semoga
Allah selalu memberimu sabar
19
tahun hari ini, dirimu ayahanda sejati
Semoga
Allah selalu memberkati